BERINDO45 - Pada Juli 2016 sekelompok peretas berhasil mencuri lebih dari USD 2 juta
di Taiwan. Uang sebanyak itu diambil dari sejumlah ATM. Tidak dengan
model lama lewat skimmer, komplotan itu menggunakan cara baru yang
disebut Jackpotting.
Jackpotting sendiri sudah banyak beredar di
beberapa kawasan. Awal tahun ini, pemerintah Amerika Serikat lewat
beberapa lembaga seperti, FBI, CIA dan Secret Service mengingatkan bahwa
Jackpotting telah masuk ke AS. Tidak menutup kemungkinan Indonesia akan
menjadi negara sasaran berikutnya.
Dalam keterangannya Minggu
(18/2), pakar keamanan siber Pratama Persadha menjelaskan bahwa
jackpotting ini jau lebih berbahaya dibanding teknik skimming pada
sistem mesin ATM. Model pencurian dengan jackpotting ini bisa
mengakibatkan seluruh uang di dalam mesin ATM terseot keluar.
“Jackpotting
sangat berbahaya, dalam waktu singkat bisa menguras mesin ATM. Dalam
serangannya, para pencuri ini memerlukan akses fisik ke mesin ATM untuk
melakukan instalasi malware langsung ke mesin ATM,” terang chairman
lembaga riset keamanan siber CISSReC (Communication and Information
System Security Research Center) ini.
Ditambahkan Pratama,
pendekatan keamanan yang perlu ditingkatkan menghadapi metode
jackpotting ini sama seperti skimming, yaitu pendekatan keamanan ATM. Di
AS misalnya, pelaku diketahui menyamar menggunakan seragam petugas ATM,
sehingga mempunyai waktu yang cukup untuk memasang malware pada ATM.
“Kekhawatiran
aparat di AS adalah praktek jackpotting akan menimbulkan
ketidakpercayaan pada sistem perbankan. Ini berbahaya, dalam jumlah
cukup besar ketidakpercayaan itu bisa menimbulkan krisis ekonomi seperti
1998, dimana masyarakat ramai-ramai menarik uang dari bank,” jelasnya.
Di
AS sendiri para pelaku jackpotting menyasar lokasi yang diketahui
lambat tanggap penanganannya, baik dari aparat maupun instrumen hukum.
Para pelaku akan berpindah lokasi dan mereka selalu memilih daerah yang
kemungkinan minim aparat.
“Kita pasti berharap jackpotting tidak
ada di tanah air, namun dengan akses internet yang mudah, teknologi ini
akan cepat menyebar. Solusinya memang lebih ke peningkatan keamanan
fisik ATM. Masyarakat juga bisa memilih ATM di lingkungan yang lebih
tertutup dan dijaga oleh pihak keamanan,” terang pria asal Cepu Jawa
Tengah ini.
Bank Indonesia sendiri diharapkan bisa mengingatkan
pada para pelaku perbankan untuk waspada sejak dini, agar jackpotting
tidak “mewabah” di tanah air. Selain Jackpotting, masih ada pekerjaan
rumah lama yang belum selesai, yaitu pemakaian windows XP pada sebagian
besar mesin ATM di tanah air. Menurut Pratama ini berbahaya yang
meningkatkan resiko kebobolan pada mesin ATM.
Yuk daftarkan diri anda bersama kami di k.e.l.i.n.c.i.99 ya..
BalasHapusDi Add Ya kontak 2.B.1.E.7.B.8.4...
ada CS ANGELNA yang cantik...
dapatkan freechip 5000 setiap hari nya..
ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
BalasHapuspin bb#58ab14f5
ayo bergabung diajoqq , silakan coba keberuntungan anda disini dan menangkan ratusan juta rupiah,hadiah menantikan
BalasHapusanda silakan bergabung invite pin bb#58cd292c
F4ns Bett1ng
BalasHapusB0l4, C4sin0, s4bun9 4yam, T0gel dll.. dp50 wd50
Kalah melulu main di agen lain?
BalasHapusmari coba disini Upd4te Bett1ng (7ACD8560)
Agen poker terbesar dan terpercaya ARENADOMINO.COM
BalasHapusminimal depo dan wd cuma 20 ribu
dengan 1 userid sudah bisa bermain 7 games
pin BB : D_8_E_B_A_A_7_C
ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
BalasHapuspin bb#58ab14f5