BERINDO45 - Berbulan-bulan menjadi buah bibir, Samsung Galaxy S9
dan S9 Plus akhirnya resmi meluncur dalam acara bertajuk "Galaxy
Unpacked 2018", Minggu (25/2/2018), beriringan dengan ajang Mobile World
Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol.
Acara dimulai pukul 18.00 waktu setempat atau 00.00 dinihari pada Senin (26/2/2018) di Indonesia.
Di
atas panggung peluncuran, CEO Samsung Mobile, DJ Koh, mengatakan, tahun
2017 lalu ada 1,2 triliun foto yang dijepret, 10 miliar video, dan lima
gigaliun emoji yang dibagi via smartphone. Ini menunjukan bagaimana
komunikasi visual dibangun di smartphone dan memengaruhi kebiasaan kita.
"Kami
berikan kepada Anda Galaxy S9 dan S9 Plus," kata DJ Koh sambil
memamerkan dua smartphone terbaru Samsung tersebut untuk kali pertama.
DJ Koh mengatakan, duo flagship ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat modern akan smartphone premium yang elegan.
Galaxy S9
mengusung layar AMOLED berukuran 5,8 inci, sementara Galaxy S9 Plus
lebih jumbo dengan layar 6,2 inci. Keduanya mengandalkan "jeroan"
flagship Exynos 9810 atau Snapdragon 845, tergantung wilayah penjualan.
Kapasitas
RAM dan memori Galaxy S9 dirasa cukup dengan perpaduan 4 GB/64 GB.
Sementara itu, varian Galaxy S9 Plus lebih garang dengan kapasitas RAM
dan memori 6 GB/256 GB. Jika kurang, pengguna bisa mengekspansi hingga
400 GB melalui kartu microSD.
Galaxy S9 memiliki kamera utama
berkualitas 12 megapiksel dengan dual-aperture f/1.5 dan f/2.4. Ini
adalah yang pertama kali diterapkan pada kamera smartphone dan diklaim
mampu menghasilkan gambar yang apik di segala kondisi, terang maupun
gelap.
Fitur lainnya pada komponen kamera adalah perekaman video
“super slow-motion” dengan frame rate 960 fps di resolusi 1080p. Video
0,2 detik bisa diperpanjang menjadi enam detik.
Kemampuan super
slow-motion tersebut diklaim setara dengan yang tertera pada kamera
profesional. Pengguna mampu meningkatkan efek dramatis pada momen-momen
berharga.
Galaxy S9 Plus dibekali kamera serupa, tetapi ditambah
kamera kedua untuk telephoto. Ini adalah kali pertama Samsung
memberlakukan kemampuan kamera yang berbeda pada seri Galaxy S varian
standar dan Plus.
Lensa telephoto Galaxy S9 Plus memungkinkan penjepretan dengan efek bokeh untuk objek-objek portrait. Ada fitur "Art Bokeh", di mana pengguna bisa memodifikasi bokeh foto menjadi beragam bentuk lain.
Modul kamera dan pemindai sidik jari pada Galaxy S9
dan Galaxy S9 Plus disusun secara vertikal di punggung perangkat, bukan
horisontal seperti pada Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus.
Fitur
andalan lainnya dari lini Galaxy S9 dan S9 Plus termutakhir ini adalah
"My Emoji". Seperti yang diprediksi sebelumnya, My Emoji merupakan emoji
super fleksibel yang bisa disesuaikan dengan wajah asli pengguna.
Diharapkan komunikasi virtual antar-pengguna bisa lebih ekspresif dan
relevan.
Dari segi audio, Galaxy S9 dan S9 Plus akan dilengkapi
dengan speaker buatan vendor audio AKG. Lebih menariknya lagi, Galaxy S9
dan Galaxy S9 Plus tetap mempertahankan colokan earphone 3,5 mm. Belum
diketahui harga dan ketersediaan Galaxy S9 dan S9 Plus di Indonesia.
Merujuk pengalaman yang sudah-sudah, biasanya seri Galaxy S diboyong
sebulan setelah rilis resmi atau sekitar Maret mendatang.
ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
BalasHapuspin bb#58ab14f5
Dukung tim bola kesayangan Anda dengan pasaran bola terbaik di www(dot)Upd4teBett1ng(dot)com
BalasHapusAyo daftarkan diri Anda di F4ns Bett1ng
BalasHapuspin bbm 5ee80afe