BERINDO45 - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, membantah
pertemuan di Sukamiskin antara dia, Setya Novanto, Firman Wijaya, dan
Saan Mustofa untuk merancang skenario fitnah terhadap Susilo Bambang
Yudhoyono atau SBY dan Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas terkait dengan kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
"Surat hoax
itu disebarkan sebagian orang di lingkungan Pak SBY tanpa klarifikasi
terlebih dahulu dan kemudian malah digoreng sedemikian rupa," kata Anas,
melalui surat yang dititipkan kepada Divisi Komunikasi Publik Pimpinan
Nasional Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Bobby Triadi, Senin, 12
Februari 2018.
Sebelumnya beredar surat yang diduga ditulis Mirwan Amir kepada
salah satu media massa tentang pertemuan dengan Saan Mustopa, Anas
Urbaningrum, dan Firman Wijaya di Lapas Sukamiskin. Pertemuan itu
disebut untuk merencanakan fitnah terhadap SBY.
Pada Selasa, 6 Februari 2018, politikus Partai Demokrat, Andi Arief,
mencuit bahwa Firman diduga melakukan pemufakatan jahat sehubungan
dengan disebutnya nama SBY. Andi mengungkapkannya melalui akun Twitter
@andiarief_ dengan mencantumkan nama beberapa politikus. Dalam akun itu
tertulis:
“Pagi ini dikejutkan dengan beredarnya surat Mirwan
Amir bahwa persidangan 25 Januari 2018 lalu yang menyebut nama SBY
adalah hasil permufakatan jahat Firman Wijaya, Saan Mustofa, Anas
Urbaningrum, dan Setya Novanto. Kami masih klarifikasi kebenarannya.”
Anas mengatakan dapat membuktikan bahwa pertemuan di Sukamiskin itu
tidak pernah terjadi. Caranya, menurut dia, adalah dengan memeriksa buku
tamu dan CCTV atau menanyakan langsung kepada warga di Sukamiskin.
"Tidak ada tempat kunjungan tamu yang tertutup, tidak ada warga yang
bisa merahasiakan tamunya. Apalagi kalau itu sebuah pertemuan," katanya.
Anas menyebut orang yang menyebarkan serta mempercayai surat itu
menyedihkan. Dia menyebut langkah itu sangat picik serta mengkhianati
semangat dan kampanye antifitnah dan hoax.
"Saya mengerti bahwa jihad mencari keadilan adalah tindakan mulia. Tapi mencari keadilan yang disertai dengan pembiaran penyebaran hoax dan fitnah justru berarti membelakangi keadilan itu sendiri dan terkesan lebih mementingkan gincu," katanya.
Anas menganggap dialah yang menjadi korban fitnah. Fitnah yang dimaksud
Anas adalah tentang gratifikasi berupa mobil Toyota Harrier dan uang Rp
100 miliar dalam kasus korupsi pembangunan kompleks olahraga Hambalang,
yang menjerumuskannya ke dalam penjara saat ini. "Sakitnya masih harus
saya dan keluarga jalani sampai hari ini," katanya.
Selaku korban fitnah, dia mengatakan tidak akan menyakiti orang lain, termasuk SBY, dengan fitnah. Anas beralasan dia percaya takdir dan datangnya hari keadilan. "Saya tidak tega dan tidak suka memakan bangkai saudaranya sendiri. Itu menjijikkan!" katanya.
ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
BalasHapuspin bb#58ab14f5
ayo bergabung diajoqq , silakan coba keberuntungan anda disini dan menangkan ratusan juta rupiah,hadiah menantikan
BalasHapusanda silakan bergabung invite pin bb#58cd292c
G4M3 { Onl1n3 } F4n583771nG { 5EE80AFE } J01nt y4 :)
BalasHapusUpd4te Bett1ng, sbo, live casino, ibcbet, s4bung 4yam, dll
BalasHapusminimal dp/wd 50rb.. ayo daftar
"Promo www.Fanspoker.com :
BalasHapus- Bonus Freechips 5.000 - 10.000 setiap hari (1 hari dibagikan 1 kali) hanya dengan minimal deposit 50.000 dan minimal deposit 100.000 ke atas
- Bonus Cashback 0.5% Setiap Senin
- Bonus Referal 20% Seumur Hidup
|| bbm : 55F97BD0 || WA : +855964283802 || LINE : +855964283802 ||
"
Untuk mempermudah kamu bermain guys ajoqq menghadirkan 7 permainan hanya dalam 1 ID 1 APLIKASI guys,,,
BalasHapusdimana lagi kalau bukan di ajoqq,,, Pin BB: 58cd292c
ingin wujudkan impian anda , raih kesempatan dan menangkan ratusan juta rupiah hanya di ionqq,silakan invite
BalasHapuspin bb#58ab14f5